Belajar Menentukan Jenis Bisnis Online yang Cocok untuk Kita Jalankan

Ilustrasi dari telegraph.co.uk

Semua internet marketer pasti ingin memiliki bisnis online yang sukses. Walaupun merintis bisnis online bisa dilakukan tanpa harus beranjak dari rumah, bukan berarti bisnis online yang sukses bisa dirintis dengan mudah dan cepat lho. Banyak hal yang patut dipertimbangkan sebelum memulai bisnis online.

Ketika kita membuka bisnis internet yang biasa saja dan tidak ada bedanya dengan bisnis-bisnis lain, besar kemungkinan jika bisnis tersebut sangat sulit memenangkan persaingan yang sangat ketat. Nah, sebelum memulai bisnis di internet, kita harus menentukan jenis bisnis online yang akan digeluti dengan memperhatikan beberapa hal berikut ini:

Kenali Jenis Bisnis eCommerce

Secara garis besar, ada 2 jenis bisnis #eCommerce yang bisa kita pilih walau sebenarnya masih ada beberapa jenis lain seperti yang sudah kita bahas dalam artikel tentang jenis ecommerce di sini. Namun secara umum setidaknya kita harus mengenal 2 bentuk utama yakni:

1. B2B (business to business)

B2B adalah konsep bisnis yang membuat kita menjual produk kepada bisnis lainnya. Misalnya saja, kita memulai bisnis kayu lapis secara online dan melakukan penawaran kepada bisnis industri sofa atau lemari. Konsep B2B biasanya memiliki repeat order yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan bisnis yang berorientasi pada pelanggan langsung.

2. B2C (business to customer)

Model bisnis B2C adalah bisnis yang paling sering digeluti oleh para pebisnis online. Produk yang dijual dengan model bisnis B2C biasanya lebih bervariasi mulai dari produk kuliner, produk fashion, kebutuhan rumah tangga dan beragam produk lainnya. Bisnis ini menyasar ke end user atau ke pelanggan langsung.




Jenis Produk Yang Ingin Dijual

Produk yang dijual melalui bisnis online bisa dibagi menjadi 3 kategori:

1. Produk fisik

Produk fisik yang dimaksud merupakan produk konkret yang biasanya kita gunakan sehari-hari seperti produk makanan, fashion, case #smartphone, kebutuhan rumah tangga, barang elektronik dan produk fisik lainnya. Kendala dalam menjual produk fisik adalah ketersediaan tempat untuk menyimpan stok barang dan proses pengiriman yang harus dilakukan dengan teliti agar barang tidak mudah rusak.

2. Produk digital

Produk digital seperti software, eBook, dan video tutorial adalah produk umum yang populer diperjualbelikan melalui bisnis online. Meski kita tidak bisa melihat bentuk fisiknya, namun produk digital ini merupakan produk konkret yang bisa dikirimkan secara online setelah penjual dan pembeli menyepakati transaksi pembelian.

3. Produk jasa

Pilihan produk jasa yang ditawarkan bisnis online cukup bervariasi, mulai dari jasa mendesain, jasa konsultasi, jasa website informasi, hingga jenis jasa lainnya. Perkembangan bisnis online dengan produk jasa biasanya berbanding lurus dengan reputasi yang dimiliki bisnis online tersebut.

Cara Memperoleh Produk Bisnis Kita

Bisnis online juga bisa dikelompokkan berdasarkan cara memperoleh ketersediaan produk:

1. Membuat sendiri




Membuat produk sendiri memang memberikan jaminan bagi kita untuk menyalurkan kreativitas, ide dan kualitas semaksimal mungkin. Namun proses ini biasanya membutuhkan waktu dan tenaga yang tidak sedikit untuk bisa memaksimalkan produktivitas.

2. Bekerjasama dengan produsen besar

Kerjasama dengan produsen besar biasanya bisa dilakukan oleh pihak importir sehingga bisa menjangkau produsen yang lebih besar dan lebih berkualitas lagi. Butuh biaya yang tidak sedikit agar bisa bekerjasama dengan produsen-produsen besar.

3. Membeli secara grosir

Cara ini adalah salah satu cara yang paling mudah untuk mendapatkan produk yang akan kita jual secara online. Biasanya membeli barang secara grosir akan lebih murah dibandingkan dengan membeli barang secara eceran. Membeli secara grosir tentu saja memiliki risiko yang lebih kecil daripada menjalin kerjasama dengan produsen besar.

4. Dropship

Dropship adalah sistem bisnis online yang dilakukan dengan menjual produk yang bukan milik kita. Teknik ini sangat tepat untuk kita yang tidak memiliki banyak modal dan banyak tempat untuk menyimpan stok barang. Produk yang sudah dipesan pelanggan akan dikirimkan oleh pihak supplier dengan menggunakan nama kita sebagai pengirim.

Baca juga: Bisnis Dropship, Peluang Bisnis Online Tanpa Produk Sendiri

Setelah kita menentukan jenis bisnis online yang sesuai, langkah selanjutnya adalah menjalankannya sebaik mungkin, mempertahankan kualitas produk dan menetapkan harga yang kompetitif. Ketika bisnis online kita mulai berkembang, kita bisa menyediakan produk yang lebih bervariasi untuk mendukung kebutuhan dan keinginan para pelanggan kita.

So, siapkan perencanaan dan teknik yang tepat sebelum mulai menjalankan bisnis internet yang kita impikan. Selamat berbisnis!



1 comment on this postSubmit yours
  1. Kalau saya lebih senang dropship, apa lagi bagi pengusaha yang baru memulai yang kadang tidak punya banyak modal, maka dropship p[ilihan yang tepat..

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud