Baby’s World ~ Bisnis Rental Perlengkapan Bayi Yang Berawal Dari Kebutuhan Pribadi

Baby’s World

Image dari Zonamama.com

Salah satu pasar bisnis yang seringkali luput dari pantauan pelaku usaha di Indonesia yakni market baby atau bayi dan anak kecil. Pasar bisnis yang satu ini sebenarnya jika dikelola dengan profesional dan inovatif, mampu menghasilkan keuntungan yang luar biasa. Hal ini telah dibuktikan oleh seorang pengusaha wanita bernama Tedriya.

Entrepreneur wanita yang mengaku belum pernah mempunyai pengalaman di bidang bisnis ini, justru mampu mengembangkan sebuah usaha mandiri di bidang persewaan peralatan bayi dimulai dari tujuan sederhana. Dari awalnya hanya ingin memanfaatkan peralatan bayi yang sudah tak terpakai, Tedriya malah kepincut untuk mengembangkan peluang di bidang yang masih sepi kompetitor tersebut.

Setelah beberapa tahun berjalan, bisnis rental peralatan bayi yang diberi nama Baby’s World tersebut mampu mendatangkan omset usaha yang cukup menggiurkan. Informasi lengkapnya bisa rekan-rekan simak pada artikel berikut ini.

Menjadi Pionir Rental Perlengkapan Bayi

Pada tahun 2007, Tedriya mengaku awalnya tidak mempunyai pemikiran untuk mendirikan sebuah bisnis. Kala itu selepas melahirkan sang buah hati nya yang pertama, nyatanya beragam perlengkapan bayi milikinya hanya terpakai tak lebih dari 1 tahun. Setelah itu, perlengkapan tersebut lebih sering menumpuk dan tak terpakai di gudang. Inilah alasan utama Tedriya memulai bisnis rental perlengkapan bayi.

Ia ingin memanfaatkan perlengkapan tersebut agar tidak rusak begitu saja. Ketika ditanya oleh sebagian orang, peralatan bayi tersebut tentu bisa digunakan jika dirinya mempunyai bayi lagi. Namun ia beralasan bahwa peralatan bayi juga mempunyai usia pemakaian, yang apabila sudah terlampau lama tidak baik untuk digunakan karena sudah usang dan berbau.

“Pastilah benda tersebut sudah berdebu dan usang. Belum lagi baunya yang apek bisa bikin bayi sesak napas,” ucapnya.

Artikel lain: Jasa Pembuatan Nama Bayi, Bisnis Unik Kian Dilirik 

Alasan kedua mengapa Tedriya mantap menjalankan bisnis ini adalah, ia mengerti betul bahwa banyak peralatan bayi yang memang berharga mahal. Ini menjadi masalah bagi ibu-ibu, yang tentunya merasa kurang efektif mengeluarkan biaya besar untuk sesuatu yang nantinya hanya akan dimanfaatkan selama beberapa waktu saja. Dan benar, alasan tersebut juga banyak diungkapkan oleh mereka yang kini menjadi pelanggan tetap bisnis rental peralatan bayi milik Tedriya.

Awal Mengembangkan Baby’s World

Setelah menyiapkan semua konsep layanan dan juga memperbanyak inventaris peralatan bayi, Tedriya kemudian mulai menyebar promosi lewat brosur dan juga iklan di harian lokal. Untuk lokasi yang menganggap potensial memasarkan bisnisnya, yakni di rumah sakit serta klinik bersalin yang banyak dikunjungi oleh ibu-ibu baik yang masih hamil atau baru saja melahirkan.

Dari situ perlahan bisnis Baby’s World mulai dikenal dan banyak mendatangkan pelanggan. Untuk pilihan produk yang bisa disewa antara lain box tidur, perlengkapan tidur, stroller, baby walker, car seat serta beberapa peralatan lain yang tentunya sering dibutuhkan oleh keluarga yang baru saja mempunyai bayi atau sudah beranjak balita.




Di singgung mengenai jumlah barang yang bisa disewa, dulunya memang masih sangat terbatas. Hal ini menyebabkan seringkali pesanan menumpuk dan konsumen harus rela masuk daftar tunggu untuk bisa menikmati layanan Baby’s World.

“Tapi, sekarang sudah mengalami kemajuan yang signifikan. Sedikit demi sedikit, saya menambahkan jumlah barang dengan beberapa model sehingga customer bisa memilih model yang pas dengan dekorasi kamarnya. Kalau ditotal,  seluruhnya kini berjumlah 100 item plus berbagai macam perlengkapannya,” jelas wanita yang akrab disapa Iya tersebut.

Kendala Dan Perkembangan Bisnis

Meskipun kini telah mempunyai pelanggan yang cukup banyak baik di kawasan tempat tinggalnya yakni di Depok, hingga beberapa lokasi lain di seputaran Depok, namun bisnis Baby’s World milik Tedriya masih belum lepas dari yang namanya kendala bisnis. Dan yang dirasa paling besar adalah dalam hal transportasi pengiriman peralatan bayi.

Hingga saat ini Tedriya masih mengandalkan pengiriman manual yang dibantu juga oleh sang suami. Oleh karena itu, waktu pengiriman jadi terasa sangat terbatas terutama untuk customer yang berada di lokasi yang jauh dari tempat tinggalnya.

Selain itu untuk menjamin keberlangsungan bisnis sekaligus memastikan konsumen menerima pelayanan yang terbaik, Tedriya juga menerapkan beberapa aturan seperti pada saat awal penyewaan. Setiap penyewa diharuskan menyertakan fotokopi KTP dan juga rekening telepon pribadi, untuk memastikan data penyewa dan mengurangi kemungkinan buruk yang bisa terjadi seperti pencurian barang.

Baca juga: Afra Kids ~ Bisnis Kaus Anak yang Sukses dengan Membawa Misi Dakwah

Selain itu, jika terdapat kerusakan barang yang diakibatkan oleh pihak penyewa, Baby’s World menetapkan biaya denda yang bisa dibilang cukup ringan yakni Rp3.000 hingga Rp5.000. Dengan harga sewa berkisar belasan hingga puluhan ribu rupiah, layanan Baby’s World dirasa masih sangat terjangkau dibandingkan beberapa kompetitor yang sudah ada.

Berkat keuletan dan juga keberanian memanfaatkan peluang bisnis, kini Tedriya berhasil meraup keuntungan yang cukup besar dari bisnis persewaan peralatan bayi. Belum lagi melihat masih minimnya pesaing terutama di kawasan Depok, menjadikan bisnis yang dijalankan Tedriya tersebut mempunyai masa depan yang cerah.



1 comment on this postSubmit yours
  1. pengen nyoba rental mainan bayi nih pak..tapi belum punya pengalaman di situ

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud