Arcandra Tahar ~ Sosok Menteri ESDM Baru di Kabinet Kerja yang Penuh Pengalaman di Bidangnya

Arcandra Tahar

Image dari Liputan6.com

Pada hari Rabu, 27 Juli 2016 kemarin Presiden Joko Widodo mengumumkan pergantian beberapa menteri dalam agendanya berjudul reshuffle kabinet jilid 2. Dalam reshuffle ini sendiri ada beberapa sosok menteri baru yang cukup menyita perhatian publik.

Selain kembalinya Sri Mulyani ke Indonesia dan menjadi menteri keuangan, satu sosok yang juga kembali dari perantauannya di luar negeri yang kemudian menyita perhatian adalah Arcandra Tahar. Pada saat nama Arcandra Tahar ini muncul dan dibacakan oleh Presiden Joko Widodo, sejurus publik pun penasaran dengan sosok Pria kelahiran Padang, 10 Oktober 1970 ini. Lalu siapakah Arcandra Tahar yang sering dipanggil dengan Candra ini? Berikut ulasannya.

Pergi Ke Amerika

Arcandra Tahar memang bukan sudah akrab dengan negeri Paman Sam ini. Bagaimana tidak sejak tahun tahun 1996. Maka saat Presiden Joko Widodo memanggilnya saat reshuffle kabinet tersebut terhitung Candra telah berpetualang di Amerika selama kurang lebih 20 tahunan. Setelah menyelesaikan gelar sarjananya di Teknik Mesin di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1994, Candra memang memutuskan untuk melanjutkan program studi S2 dan S3 di Universitas Texas pada bidang ocean engineering di tahun 1996.

Namun untuk bisa pergi menempuh studi di Amerika ini Candra harus mengumpulkan uang dengan cara bekerja di Andersen Consulting untuk melanjutkan pendidikan S2-nya di  A&M University Amerika Texas.

Artikel lain: Chairul Tanjung, Si Anak Singkong Yang Menjadi Pengusaha Sukses Dan Menteri




Sukses Sabet Bidang Offshore

Di jurusan ocean engineering di Universitas Texas ini sendiri, Candra belajar mendesain platform anjungan lepas pantai, baik di laut dangkal atau laut dalam. Gelar master di Universitas Texas ini sendiri di selesaikan antara tahun 1996 – 1998. Sedangkan program doktoralnya di Universitas yang sama di selesaikannya antara tahun 1998 – 2001. Dari bekal pendidikan inilah maka kemudian menjadikan Candra sukses menyabet paten di bidang offshore.

Niat Mengais Rezeki Sebentar Hingga 20 Tahun

Setelah menyelesaikan semua studinya, Candra mencoba mengais rejeki bekerja pada beberapa perusahaan di Amerika. Apa yang dilakukannya di perusahaan Amerika ini awalnya diniatkan hanya sementara atau sebentar saja untuk menambah pengalaman saja. Namun ternyata keahlian dan kemampuan yang dimiliki Candra ini menarik pemilik perusahaan untuk terus mempertahankannya di Amerika. Keasyikan Candra dalam belajar pada gurunya juga yang membuat dirinya akhinya lupa dengan niat awalnya yang ingin sebentar di Amerika.

Beberapa perusahaan dan jabatan yang pernah disinggahi Candra sendiri adalah Technical Advisor Noble Denton  tahun 2000, Peneliti Technip Offshore tahun  2001 – 2006, Hydronynamics Lead FloaTec LLC tahun 2006 – 2007, Principal dan Presiden Asia Pasific AGR Deepwater Development System tahun 2007-2009, Principal Horton Wison Deepwater tahun 2009 – 2013 dan juga Presiden Petroneering tahun 2013-2016.

Skill Arcandra Tahar

Dari pendidikan dan beberapa pekerjaan dan yang dilakoni Arcandra Tahar ini maka skill atau keahlian pria 45 tahun ini seperti offshore field measurement, product development, fpso analysis,wave basin model testing, deepwater platform design and analysis (spar, tlp and semisubmersible), riser design and analysis, shallow water platform design and analysis (buoyant tower), software development, mooring design and analysis, offshore drilling, naval architecture, hydrodynamics, wave energy serta asset integrity management.

Dalam segala ilmu dan pengalaman yang diperolehnya, Candra mempunyai sosok seorang guru yang selalu mengispirasinya yaitu Edward Horton. Horton bagi Candra memang bukan sembarang orang, karena menurutnya Horton ini merupakan ahli teknik kelautan terbaik di dunia. Untuk keahlian khususnya, Candra menyatakan bahwa gurunya ini sangat ahli dalam pengeboran minyak dan gas pada lepas pantai. Dari keahliannya ini Horton telah sukses membuat platform yang berhasil digunakan di banyak negara di dunia, kata Chandra.




Baca juga: Susi Pudjiastuti ~ Lulusan SMP yang Sukses Berbisnis Maskapai Penerbangan

Bertemu dengan Joko Widodo

Setelah berkarir selama kurang lebih 20 tahun di negeri Paman Sam, Chandra bertemu dengan presiden Joko Widodo dalam sebuah kesempatan. Saat pertemuan dengan Presiden Joko Widodo ini Candra membahas masalah perminyakan di Indonesia.

Dalam pertemuan itu juga Presiden Joko Widodo kata Candra menginginkan Indonesia mampu menciptakan kedaulatan energi sesegera mungkin. Nah dari diskusi inilah kemudian Arcandra Tahar memikat Presiden Joko Widodo untuk menjadikannya sebagai menteri ESDM menggantikan Sudirman Said.



2 total comments on this postSubmit yours
  1. mudah mudahan bisa memajukan industri perminyakan Indonesia

  2. wah, sungguh sangat membanggakan. Dan semoga beliau bisa mengemban tugas dan bisa memajukan kedaulatan energi di Indonesia, aamiin

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud