Anak Pekerja Pabrik Menjadi Orang Terkaya Kedua di Tiongkok

Anak Pekerja Pabrik Menjadi Orang Terkaya Kedua di Tiongkok

Buat Anda yang kesehariannya hidup berdampingan dengan dunia #internet pasti sudah tidak asing dengan nama seperti Google, Bing, dan Yahoo!. Itu adalah beberapa search engine terkemuka di dunia internet, hampir semua orang yang berselancar di dunia maya untuk mencari informasi menggunakan ketiga search engine tersebut.

Di tengah hingar bingar dunia mesin pencari yang didominasi oleh Google, muncul seorang pemuda biasa anak seorang pekerja pabrik asal Tiongkok bernama Robin Li yang justru memberanikan diri untuk membuat sebuah mesin pencarinya sendiri. Dedikasinya ini akhirnya menjadikannya seorang raja search engine di Tiongkok dengan Baidu (Baidu.com) bahkan menjadikannya orang terkaya nomor 2  negera komunis tersebut.

Apabila Anda tinggal dan bekerja di negara Tiongkok kemudian mencari informasi melalui Google, Yahoo! atau Bing, sudah dipastikan Anda akan ditertawakan para pengguna internet di sana. Di Tiongkok, search engine nomor satu adalah Baidu.

Saat ini Baidu telah merajai dunia internet di Tiongkok, hampir 80% market dikuasainya. Dan pencipta Baidu, Robin Li adalah orang terkaya kedua di Tiongkok setelah Jack Ma. Kekayaan Robin Li mencapai 14.7 miliar dolar atau 147 triliun rupiah.

Artikel lain: Jack Ma ~ Sosok Bersahaja Dibalik Kesuksesan Alibaba.com




Siapa Robin Li?

Robin Li adalah seorang pemuda Tiongkok yang lahir bukan dari keluarga biasa-biasa saja. Orang tua Robin Li adalah seorang pekerja pabrik di daerah Yangquan, Tiongkok. Robin Li adalah anak ke 4 dari 5 bersaudara, dan dia adalah satu-satunya anak lelaki di keluarganya. Masa kecil seorang Robin Li tidak berbeda dengan anak-anak lain di lingkungannya, yang membedakannya dengan anak lain adalah tingkat kerajinan belajarnya.

Robin Li masih termasuk seorang yang beruntung, ia masuk di Peking University jurusan teknologi informasi. Berbeda dengan Jack Ma yang awalnya memang tidak tahu apa-apa tentang teknologi, Robin Li sudah belajar teknologi sejak kuliah. Bahkan karena kepintaran Robin Li, dia mendapatkan beasiswa ke New York untuk meneruskan gelar S2. Setelah lulus dari University of New York pada tahun 1994, dia bekerja sebagai programmer untuk The Wall Street Journal.

Setalah kelulusannya dari universitas dan mendapatkan pekerjaan di The Wall Street Journal, ia mulai fokus menekuni dunia programmer. Di tahun 1996 dia bergabung di IDD, dan bekerja sebagai programmer search engine. Dia bahkan menemukan algoritma search enginenya sendiri yang kemudian mendapatkan hak paten dari Amerika Serikat, bahkan Larry Page mengadopsi algoritma Robin Li pada search engine Google.

Robin Li adalah seseorang yang sangat cinta pada tanah airnya. Walaupun sukses di negeri orang, akhirnya dia memutuskan kembali ke negaranya untuk membuat Baidu, sebuah search engine pertama di Tiongkok. Kantor pertama Baidu ada di hotel yang bersebelahan dengan tempat ia mengais ilmu di Universitas.

Baca juga: Pierre Omidyar ~ Pendiri Ebay, Situs Lelang Online Terbesar Di Dunia




Baidu Menjadi Mesin Pencari No. 1 di Tiongkok

Baidu resmi berdiri pada tahun 2003, sampai akhirnya menjadi search engine No. 1 di Tiongkok. Walau akhirnya Google, Bing, dan Yahoo! masuk ke Tiongkok, hal tersebut bukanlah sebuah gangguan besar bagi Baidu. Dan karena konsistensi Baidu di Tiongkok betul-betul baik, mereka dapat mengusai sekitar 80% pasar dari search engine di Tiongkok.

Memang banyak sekali figur entrepreneur sukses di internet, namun Robin Li adalah salah satu figur yang patut dicontoh. Bagaimana ia memulai dan memahami bisnis yang dijalaninya. Bukan masalah dari keluarga mana, universitas apa dia berasal, namun dedikasilah yang menjadi faktor penentu kesuksesannya.

Jarang sekali sosok entrepreneur seperti Robin Li, yang awalnya sukses di negeri orang namun akhirnya berkarya untuk tanah airnya. Baidu adalah sebuah kontribusi positif dari Robin Li yang menggema di tanah kelahirannya, dan bahkan mengalahkan produk luar yang notabenenya adalah kompetitor yang besar di dunia internet. Semoga artikel ini menginspirasi.



3 total comments on this postSubmit yours
  1. jangan merasa rendah diri ketika kita lahir dari keluarga yang kurang mampu, namun jadikanlah hal ini sebagai motipasi untuk bergerak maju menuju kesuksesan untuk memberi rasa bangga kepada orang tua kita.

  2. Sangat menginspirasi!. Ternyata itu asal usul Baidu. China memang penuh dengan orang yang punya dedikasi tinggi. Mari mencontohnya..

  3. hahahha, sekilas mukanya kaya jackhie chan ya?

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud