6 Tindakan Nyata Untuk Bisa Lebih Memahami Para Pelanggan Bisnis Anda

6 Tindakan Nyata Untuk Bisa Lebih Memahami Para Pelanggan Bisnis Anda

Memahami-Para-Pelanggan-Bisnis

Bagi bisnis apapun, pelanggan merupakan sesuatu yang paling berharga. Bagaimana tidak, ada dan tidaknya dukungan dari pelanggan dapat membuat sebuah bisnis bertumbuh atau gulung tikar. Maka setiap pebisnis pasti akan mengupayakan sekuat mungkin agar pelanggan yang sudah ada dalam genggaman tidak lepas dan berpindah ke pesaing bisnis yang lain. Namun sayang, tidak semua pebisnis mampu mempertahakan para pelanggan mereka untuk terus setia pada bisnisnya.

Untuk membuat pelanggan agar tetap setia pada produk dan layanan kita memang tidak mudah. Selain harus melayani mereka dengan baik, kita juga harus mampu memahami kebutuhan, keinginan dan harapan mereka. Inilah hal tersulit bagi pebisnis untuk membuat para pelanggan setia pada bisnis kita. Namun, jangan berputus asa, ada beberapa tips dan trik yang bisa kita praktekkan dalam tindakan nyata untuk bisa lebih memahami para pelanggan dan akhirnya membuat mereka mau terus berlangganan pada bisnis kita.

1. Sambut Pelanggan Dengan Senyuman

Senyum adalah hal sederhana tapi efektif untuk bisa menarik simpati para pelanggan Anda. Dengan tersenyum, pelanggan akan merasa diperhatikan dan dipahami bahwa mereka adalah orang penting bagi Anda.

Dengan senyuman, Anda akan dicintai oleh para pelanggan. Karena banyaknya manfaat dari senyuman, Anda harus selalu ingat untuk memberi senyuman ketika bertemu pelanggan kita di mana pun dan kapanpun itu. Jadikan hal ini sebagai kebiasaan pada sistem dan semua perangkat bisnis Anda, termasuk karyawan-karyawan.

Artikel lain: Cara Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan Dalam Bisnis

2. Pastikan Pelanggan Mendapatkan Apa Yang Mereka Butuhkan

Pelayanan cepat bukan jaminan sebuah bisnis menjadi baik. Dalam beberapa kasus pelayanan yang cepat ini justru jadi bumerang bagi sebuah bisnis. Hal ini terjadi karena saat melayani dengan cepat terkadang kita lupa bahwa ada hal-hal yang terlewat dan tidak sesuai dengan permintaan dan keinginan pelanggan.

Jika hal ini terjadi berulangkali, maka bisnis bisa saja ditinggal oleh pelanggan karena dianggap tidak bisa memahami keinginan dan harapan mereka. Akan lebih baik jika Anda melayani para pelanggan ini dengan penuh perhatian dan tidak terburu-buru agar bisa lebih memahami dengan benar apa yang menjadi keinginan dan harapan pelanggan.

3. Jangan Ragu Untuk Bertanya

Untuk mengetahui apa yang pelanggan butuhkan dan harapkan, sepertinya tak ada cara lain selain bertanya. Ya dengan bertanya Anda akan memperoleh informasi yang mungkin selama ini belum pernah diketahui dari pelanggan Anda. Maka dari itu untuk bisa memahami apa yang diinginkan dan diharapkan pelanggan, Anda tak boleh ragu atau sungkan untuk bertanya langsung pada pelanggan. Tanyakan hal-hal yang perlu dengan santai dan dalam suasana nyaman.

4. Jangan Ragu Untuk Minta Maaf

Sebuah bisnis pasti tak akan luput dari sebuah kesalahan. Nah saat bisnis Anda melakukan sebuah kesalahan kepada pelanggan, segeralah meminta maaf dengan tulus pada pelanggan tersebut. Akui kesalahan Anda dan jangan lupa juga tawarkan solusi untuk pengganti kesalahan tersebut. Dengan mengakui kesalahan dan segera meminta maaf, Anda akan segera mendapatkan perhatian dan pemahaman dari mereka.

5. Layani Dengan Lebih

Untuk bisa mempertahakankan pelanggan agar tetap setia pada bisnis Anda, Anda tak bisa melakukannya dengan hal yang biasa-biasa saja. Apalagi jika memiliki pesaing bisnis yang banyak, maka Anda tak bisa lagi melayani pelanggan dengan layanan standar. Anda harus bisa memberikan layanan yang lebih baik dari pesaing agar pelanggan tak berpindah hati kepada yang lain. Memberi sesuatu yang tidak pernah dibayangkan pelanggan akan membuat kita lebih mudah diingat dan dipertahankan oleh mereka.

Baca juga: 10 Strategi Mengembangkan Bisnis Dengan Cara Peduli Pada Orang Lain

6. Berjanji Hanya Ketika Anda Yakin Mampu Menepatinya

Siapa yang tak sakit hati jika dikhianati atau diberi harapan palsu. Ini adalah hal krusial bagi sebuah bisnis, agar selalu hati-hati dan tidak terlalu mudah untuk memberikan janji kepada para pelanggan. Berikan janji apabila Anda memang benar-benar yakin dan sanggup merealisasikannya. Jika Anda masih ragu, lebih baik Anda tidak memberikan janji pada pelanggan. Hal ini untuk mengantisipasi jika perhitungan Anda meleset dan tak bisa menepati janji tersebut.

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Balasan