5 Hal Yang Wajib Dihindari Tim Public Relations (PR) Perusahaan Anda 

Image dari Pteehok.hu

Image dari Pteehok.hu

Banyak orang yang masih menganggap bahwa PR atau public relations sama dengan marketing. Saya sendiri dulu juga menganggap demikian. Namun setelah berlajar dari beberapa sumber, ternyata saya baru paham bahwa keduanya memiliki pengertian dan konteks yang berbeda. Jika marketing adalah orang-orang atau tim yang bertugas memasarkan produk atau jasa Anda, maka PR atau Public Relations adalah orang-orang atau tim yang akan menjual merek Anda dalam kaitannya dengan hubungan masyarakat.

Tim public relations bisa saja Anda bentuk sendiri dalam perusahaan dengan terpisah dari tim marketing atau bisa juga Anda gabung dengan kekuatan tim marketing. Anda juga bisa menyewa atau merekrut tim PR dari sebuah agensi jika Anda merasa belum yakin. Namun yang pasti apapun pilihan Anda dalam membangun tim PR Anda harus tahu seluk beluknya agar tak gagal. Berikut beberapa kesalahan tim PR yang berakibat kegagalan yang biasa dilakukan oleh beberapa perusahaan atau bisnis baru.

1. Perusahaan Belum Siap Mempunyai Tim PR

Hal pertama yang seringkali membuat tim public relations gagal adalah perusahaan yang sebenarnya belum siap dengan adanya tim PR. Ya, PR yang memang tergolong baru di dunia bisnis Indonesia tentu perlu penelaahan lebih mendalam bagi bisnis Anda. Pastikan apakah bisnis atau perusahaan Anda benar-benar membutuhkan tim ini atau tidak. Meskipun Anda menyewa agensi PR ternama, belum tentu bisnis Anda langsung berada di garis depan untuk mendapatkan keuntungan berlipat.

Yang sering terjadi di lapangan tentang kasus kegagalan tim PR ini memang disebabkan karena ketidaksiapan perusahaan dalam mempunyai tim PR. Beberapa perusahaan memang jarang mempunyai cerita-cerita yang bisa dibagi kepada media. Tugas utama tim PR yang akan menyampaikan cerita brand bisnis Anda ke media tentu akan membuat kesulitan buat Anda jika Anda belum memiliki cerita yang bisa dibagi.

Artikel lain: Pentingnya Kekompakan di Dalam Tim Media Sosial Sebuah Bisnis




2. Ego Pebisnis Yang terlalu tinggi

Tak ada yang salah jika Anda sebagai pebisnis memiliki cita-cita yang tinggi. Ini memang wajib dimiliki setiap pebisnis sebagai pendorong dan motivasi. Namun jika perusahaan atau bisnis yang  Anda jalankan baru beberapa bulan, tentu saja Anda harus bersikap realistis terhadap cita-cita Anda. Anda lebih baik fokus untuk hal-hal yang lain bisa Anda jalankan untuk memperkuat pondasi bisnis Anda.

Maka dari itu Anda harus bisa memanage ego Anda. Jangan sampai karena Anda terburu nafsu ingin melejitkan perusahaan, tim public relations yang Anda bentuk jadi sia-sia dan gagal tanpa hasil. Tentu hal ini akan merugikan Anda dan perusahaan Anda.

3. Tidak Mengetahui Pasti Tugas Tim PR Anda

Banyak kasus gagalnya tim public relations adalah karena pebisnis yang tidak mengetahui dengan pasti tugas tim PR. Para pebisnis ini tidak menempatkan tim PR pada tempat dan tugas yang semestinya. Maka dari itu sebelum benar-benar membentuk tim PR alangkah baiknya Anda menyusun konsep yang matang tentang tim PR dan job description mereka.

Tentukan pula delegasi tugas yang jelas, apakah tim PR tersebut itu akan bertugas di sosial media, bertugas mencari relasi atau membuat analasis pengguna produk Anda. Dengan pemahaman tentang fungsi dan tugas tim PR serta delegasi yang tepat, maka tim PR Anda akan menghasilkan manfaat yang menguntungkan untuk perusahaan Anda.

4. Pebisnis Yang Tidak Memperdulikan Hasil

Membentuk tim public relations tak bisa hanya bersifat coba-coba. Anda sebagai pebisnis memang mau tak mau tak boleh melupakan dan lengah dari faktor hasil. Anda harus terus memantau perkembangan kinerja tim PR. Selalu evaluasi capaian target yang telah Anda rencanakan terhadap tim PR ini? Jika memang ada yang kurang segera perbaiki dan berikan sebuah apresiasi jika memang target atau hasil telah tercapai.




Membentuk tim PR memang akan mengharuskan Anda sebagai pebisnis untuk mengeluarkan budget. Maka dari itu sangatlah wajar jika Anda menginginkan hasil dari tim PR yang ada. Pebisnis yang kurang atau tidak memperdulikan hasil dari kinerja tim PR mereka biasanya akan cepat mengalami kegagalan.

Baca juga: Tanamkan Rasa “Cemburu” Untuk Menciptakan Persaingan Kerja yang Lebih Kompetitif

5. Kualitas Agensi Public Relations Yang Buruk

Terakhir, kasus kegagalan tim public relations terjadi karena pebisnis yang memilih agensi PR yang buruk. Ya, tim PR yang bisa dibentuk dari kerjasama dengan pihak agensi memang bisa saja memiliki potensi merugikan jika Anda tak berhati-hati memilih perusahaan agensi yang tepat.

Maka dari itu untuk menghindari kerugian dan kegagalan tim PR, Anda harus memilih agensi PR yang benar-benar kredibel dan memiliki track record yang bagus. Dengan pemilihan agensi PR yang bagus, maka Anda akan lebih memiliki peluang untuk menciptakan tim PR yang bisa memberikan manfaat dan kesuksesan bagi bisnis dan perusahaan Anda.



Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud