4 Strategi Memulai Tabungan Pendidikan Anak, Anda Harus Mencobanya!

4 Strategi Memulai Tabungan Pendidikan Anak, Anda Harus Mencobanya!

Tabungan-Pendidikan-Anak

Pendidikan adalah sesuatu yang sangat penting bagi siapapun yang ingin menyongsong masa depan yang lebih cerah. Sayangnya tidak semua orang bisa menikmati pendidikan yang seharusnya didapatkan. Tingginya biaya untuk menempuh #pendidikan sarjana dan pasca sarjana umumnya menjadi hal atau faktor yang menghambat orang untuk ke perguruan tinggi.

Ya, biaya untuk kuliah di perguruan tinggi memang tidak murah. Dari uang pangkal masuk perguruan, biaya semester, biaya kost, dan biaya lainnya, membuat banyak orang tua berpikir dua kali untuk mengkuliahkan anaknya. Untuk menyiasati mahalnya biaya pendidikan tinggi ini umumnya para orang tua kemudian membuat tabungan pendidikan anak sejak jauh-jauh hari.

Strategi ini memang cukup ampuh untuk bisa membuat anak-anak mereka bisa melanjutkan pendidikan. Tapi sayangnya dalam beberapa kasus tak jarang orang tua yang bingung dan ragu untuk mulai membuat tabungan tabungan pendidikan anak. Dan jika Anda salah satu orang yang mengalami kebingungan dan keraguan ini maka Anda perlu menyusun strategi berikut ini.

1. Buat Perkiraan Kapan Anak Membutuhkan Biaya Pendidikan

Strategi pertama untuk memulai membuat tabungan pendidikan anak adalah dengan membuat perkiraan kapan sang anak membutuhkan biaya tersebut. Dengan mendapatkan rentang waktu yang ada, maka Anda bisa mempersiapkan diri dengan baik untuk mulai membuat tabungan pendidikan anak. Pastikan waktu untuk mulai membuat tabungan ini tidak terlalu dekat dengan waktu anak yang harus menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

Untuk strategi yang pertama ini berlaku sebuah ketentuan bahwa semakin jauh hari Anda membuat tabungan pendidikan ini maka semakin baik pula hal ini bagi anak Anda. Jadi, jangan ragu lagi untuk membuat tabungan pendidikan ini mulai anak Anda baru lahir jika Anda memang berniat untuk membuatnya.

Artikel lain: Startup DANAdidik ~ Pelopor Crowdfunding Pendidikan untuk Siswa dan Mahasiswa

2. Hitung Perkiraan Jumlah Tabungan Yang Diperlukan

Setelah waktu, strategi berikutnya yang perlu Anda perhatikan dalam proses membuat tabungan pendidikan anak adalah menghitung jumlah tabungan yang perlu dipersiapkan. Hal-hal yang termasuk dalam besaran biaya yang perlu dipersiapkan dalam tabungan pendidikan ini meliputi biaya pendidikan, biaya kebutuhan hidup serta biaya kebutuhan pendukung pendidikan.

Namun untuk mempersiapkan besaran biaya tabungan ini Anda juga harus memperhatikan beberapa faktor seperti tipe sekolah/ kampus dan juga lokasinya. Ya, sekolah/ kampus yang memiliki tipe swasta memang akan memiliki perbedaan biaya yang biasanya jauh lebih besar dibandingkan dengan tipe sekolah atau kampus negeri. Lokasi sekolah atau kampus juga menentukan besarnya biaya tabungan pendidikan, karena jika lokasi jauh maka Anda juga harus menambahkan alokasi biaya untuk kost dan biaya makan.

3. Buatlah Target Pencapaian Tabungan

Setelah menghitung waktu dan besaran biaya maka saatnya Anda membuat target pencapaiannya. Ibarat impian dan cita-cita, Anda memang harus melakukan hal ini agar Anda bisa termotivasi untuk mewujudkannya. Sebagai contoh untuk besaran biaya Rp 240 juta dalam rentang waktu 10 tahun maka Anda butuh menabung sebanyak Rp 2 juta per bulan dan Rp 24 juta per tahun.

Nah, setelah mengetahui hitungan ini maka Anda perlu mulai mempersiapkan target atau pencapaiannya. Dari penghasilan Anda per bulan niatkan dan pastikan disisihkan dana untuk tabungan pendidikan anak agar target dan pencapaian Anda bisa terwujud.

Baca juga: 7 Hal yang Bermanfaat dan Bisa Dipelajari Anak Anda dari Teknologi Online

4. Pikirkan Cara Untuk Menutupi Kekurangan Tabungan

Terakhir, strategi memulai tabungan pendidikan anak adalah dengan memikirkan cara untuk menutupi kekurangan tabungan. Ketika Anda telah membuat tabungan pendidikan anak dan berusaha sekuat mungkin untuk mewujudkan pendidikan setinggi-tingginya maka penghasilan Anda memang akan berkurang untuk menyisihkan pada alokasi ini.

Jika Anda merasa hal ini mempengaruhi pada #keuangan keluarga, maka Anda harus melakukan trik untuk menutupi kekurangan tersebut. Trik yang bisa Anda lakukan untuk menutupi kekurangan ini adalah dengan menghemat pengeluaran lain, mencari sumber pemasukan lain yang bisa menambah penghasilan atau juga hal lainnya seperti investasi dan berwirausaha.

Selamat mencoba!

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Balasan