4 Kiat Sukses Nurhayati Subakat Membangun Bisnis Wardah Kosmetik

4 Kiat Sukses Nurhayati Subakat Membangun Bisnis Wardah Kosmetik

Image dari Sindonews.net
Image dari Sindonews.net

Siapa yang kini tak kenal wardah kosmetik. Kosmetika yang merupakan produk dari PT Paragon Technology Innovation (PTI) kini telah menjadi tren make up terutama bagi kaum muslimah. Lalu tahukah Anda siapakah sosok dibalik wardah kosmetik tersebut? Dia adalah Nurhayati Subakat (64 tahun) yang telah menggeluti bisnis kosmetik sejak tahun 1985.

Melalui perjuangan yang sangat panjang dengan proses jatuh bangun, wanita kelahiran Padang Pajang, Sumatera Barat ini akhirnya sukses menjadi pengusaha kosmetika Wardah yang memiliki omzet Rp 200 M sebulan, dengan luas pabrik 6,5 hektare di Tangerang. Lalu seperti apakah kiat sukses Nurhayati menjalani bisnis kosmetik yang diawali dari produksi rumahan ini? Berikut ulasannya.

1. Tekad yang Kuat Nurhayati Subakat

Kiat sukses pertama Nurhayati dalam membangun Wardah adalah dengan mempunyai tekad yang kuat. Hal ini ditunjukkan Nurhayati ketika ia mengalami cobaan yang tidak ringan yaitu saat tempat usahanya mengalami musibah kebakaran. Ketika itu Nurhayati sendiri bahkan sempat ingin berhenti menjadi pengusaha.

Namun berkat kesadarannya akan tanggungjawabnya pada para karyawan dan keluarganya, maka ia kemudian tekadnya kembali tumbuh. Hingga pada akhirnya wanita lulusan farmasi di Institut Teknologi Bandung ini memutuskan untuk kembali memulai dari bisnisnya dan tetap terus menjalaninya hingga sekarang mencapai kesuksesan.

Artikel lain: Wardah Kosmetik ~ Jatuh Bangun Tren Setter Bisnis Kosmetik Muslim Indonesia

2. Miliki Mimpi yang Besar

Pada sebuah kesempatan Nurhayati menyatakan bahwa kiat suskesnya menjalankan Wardah Kosmetik adalah dengan memiliki mimpi yang besar. Menurutnya, seseorang harus memiliki mimpi yang sangat besar, hingga ditertawakan orang sekalipun.

Semakin ditertawakan banyak orang, itu artinya mimpi kamu sudah terkategori besar. Dari mimpi itulah kemudian Nurhayati bangkit. Nurhayati lalu mengutip Paulo Coelho dalam buku The Alchemist yang menyatakan bahwa “Jika kamu menginginkan sesuatu, maka alam semesta akan berkonspirasi untuk menolongmu” tutur wanita yang suka membaca kisah sukses orang besar dari buku-buku.

Dari mimpi besarnya itu saat ini pun Nurhayati telah mampu menjadikan Wardah sebagai kosmetik yang laris manis hingga menjadikan kalangan artis seperti Marissa Haque dan Inneke Koesherawati sebagai ikon produknya.

3. Menjaga Tali Silaturahmi

Hal lain yang membuat dan menjadikan Nurhayati Subakat sukses membuat merek Wardah menjadi suskes adalah faktor silaturahmi yang dilakukannya. Ia bercerita tentang perjalanan kariernya. Awalnya, ia membuat produk untuk salon.

Wanita yang mengawali penjualan Wardah dari pintu ke pintu ini setelah mengalami musibah kebakaran pada tahun 1995 kedatangan tamu dari pesantren Hidayatullah yang memberinya masukan ihwal usahanya. “Waktu itu saya hanya bisa membuat produk kosmetik, belum menjual produk islami. “Ada teman dari pesantren kasih masukan buat produk islami,” katanya.

Dimulai dari sanalah kemudian bisnisnya mulai tumbuh dan menyadari bahwa silaturahmi adalah hal yang sangat penting. Dari sana juga kemudian Nurhayati menjalankan usahanya dengan strategi banyak bersilaturahmi,” kata Nurhayati saat ditemui dalam acara Business Sharing, Light Ramadhan Milad ke-21 Dompet Dhuafa di Ballroom Amazing, Hotel Koetaradja, Cikini, Sabtu, 12 Juli 2014. Melalui relasi-relasi yang dimilikinya tersebut, bisnis mosmetik wanita berhijab itu kemudian merangkak naik dan makin besar.

Produk-produknya semakin dipercayai konsumen dan jangkauan wilayah produknya pun semakin luas. Pada 2006, pertumbuhan produk kosmetiknya melesat hingga di atas 90 persen. Ia memiliki pabrik seluas 6,5 hektare dan mereknya menjadi yang paling besar di Indonesia. “Kendati belum punya gedung kantor besar. Kantor masih kecil,” katanya sambil tertawa.

Baca juga: 3 Rahasia Sukses Dahlan Iskan Dalam Membangun Bisnis

4. Ciptakan 5P

Terakhir, kiat sukses Nurhayati dalam membangun Wardah adalah dengan menciptakan 5P yaitu great product, great price, good promotion, good place, dan pertolongan dari Allah. Dengan adanya 5P ini Nurhayati Subakat telah sukses membuat produknya meraih banyak penghargaan.

Salah satunya Indonesia Customer Satisfaction Award dari Frontier Consulting Grup dan Top Brand 2014. Selain penghargaan tersebut, Wadah kosmetik juga mampu mendapat penghargaan dari Matahari Department Store sebagai produk lokal yang pertama kali meraih penghargaan.

Tak hanya itu, dengan adanya 5P, Nurhayati berhasil membuat produk kosmetik halalnya diminati pada CEO kosmetik dunia. Penasaran dengan strategi bisnis produk Wardah, Nurhayati bercerita, bahwa para CEO kosmetik dunia tersebut mengejar-ngejar dirinya saat ia menghadiri sebuah acara di Eropa.

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Balasan