4 Fakta Logo Android yang Mungkin Belum Anda Ketahui

4 Fakta Logo Android yang Mungkin Belum Anda Ketahui

logo android

Brand yang besar memang tak akan pernah lepas dari logo yang miliki. Keduanya menjadi ikatan yang kuat sehingga membuat orang selalu mengingatnya dengan sebuah identitas yang khas dalam memori yang panjang. Penggunaan logo memang sangat penting bagi sebuah bisnis untuk banyak hal.

Beberapa diantara perusahaan besar dunia yang juga memaksimalkan penggunaan logonya adalah Google dengan salah satu produknya yaitu #Android. Saat seseorang diberikan pertanyaan dengan clue sebuah gambar robot hijau, maka mereka akan langsung menjawabnya bahwa itu adalah logo Android.

Logo robot hijau ini memang telah menjadi sebuah identitas khas yang telah melekat dari #sistem operasi Android karya Google. Meski telah menjadi sangat populer, namun tahukah Anda bahwa ada sisi lain dari si robot hijau saat penciptaan dan kemunculannya pertama kali?

Sama seperti kebanyakan logo perusahaan besar lain, logo yang telah muncul dalam banyak kategori versi ini, memiliki kisah dan fakta menarik di dalamnya. Lalu apa saja fakta dan cerita menarik dari lahirnya logo Android tersebut? Berikut ulasannya.

Artikel lain: Fakta Unik dan Menarik Seputar OS Android

Terinspirasi dari Simbol Toilet

Seperti yang diketahui bersama bahwa logo Android diciptakan oleh Irina Blok. Menurut berbagai sumber yang ada diketahui bahwa saat menciptakan logo Android tersebut bersama tim desainer #Google, Irina mendapat inspirasi dari sebuah hal sederhana yaitu simbol toilet pria dan wanita.

Simbol yang kerap dijumpainya saat ia hendak memasuki kamar kecil justru menginspirasinya daripada aneka karakter dari film dan mainan ber-genre sci-fi dan segala hal yang berhubungan dengan luar angkasa yang ia lihat dan tonton.

Dari simbol itu, irina kemudian mulai memodifikasi beberapa bagiannya seperti dengan menambahkan sebuah antena di bagian atas kepala hingga akhirnya melahirkan si robot hijau Android yang kini benar-benar telah mendunia.

Awalnya Ditujukan Bukan Untuk Android

Meski si robot hijau ini telah menjadi logo resmi dari Android, namun penciptanya sendiri, Irina Blok menyatakan bahwa awalnya logo si robot hijau ini tak ditujukan pada brand Android. Ada beragam vesi yang muncul terkait hal ini. Ada yang mengatakan bahwa logo ini diciptakan hanya untuk dirinya sendiri, ada juga yang menjelaskan bahwa logo robot fenomenal ini ditujukan pada pengembang.

Namun terlepas dari kontroversi yang ada, Irina mengakui bahwa ia benar-benar tak menyangka kalau si robot hijau ciptaannya ini akan menjadi begitu ikonik bagi sebuah brand. Karena saat membuat logo tersebut Irina tak benar-benar merancang si robot hijau itu untuk menarik perhatian.

Sederhana Menjadi Kata Kuncinya

Fakta dan cerita menarik berikutnya dari penciptaan logo Android adaah bahwa logo yang kini dikenal oleh seluruh masyarakat dunia ini dibuat dan dikresikan dengan teknik yang sederhana. Namun meskipun sederhana, diakui oleh Irina dalam sebuah wawancara dengan media di Amerika bahwa justru hal tersebutlah yang merupakan bagian tersulit untuk dicapai.

Bahkan ada sebuah momen menarik saat dimana Irina menonoton film Alice in Wonderland  bersama putrinya yang berusia 6 tahun. Ketika film menayangkan bagian yang memunculkan logo Android, tiba-tiba sang putri yang melihat logo Android muncul di layar pun berteriak, “Ibu saya yang membuat itu!”.

Sontak pengunjung bioskop lainnya kaget dan pasangan anak dan ibu ini pun menjadi pusat perhatian. Meski mengaku malu dengan peristiwa tersebut, namun Irina merasa senang karena ternyata karyanya telah dikenal diminati banyak di seluruh dunia.

Baca juga: Irina Blok – Designer Wanita Dibalik Kesuksesan Logo Si Robot Hijau

Hanya Membutuhkan Waktu yang Sebentar

Untuk sebuah karya yang fenomenal, tentu umumnya kita akan meyakini bahwa kreasi tersebut akan dibuat dalam waktu yang lama. Namun ternyata hal ini tidak berlaku pada logo Android. Menurut penciptanya sendiri, ia mengaku tak butuh waktu lama membuat si robot hijau ini saat telah mendapatkan ide dan inspirasinya. Ia yang melahirkan konsep robot hijau ini kemudian menyampaikannya ke para pengembang Google lainnya untuk dikembangkan lebih jauh lagi.

Proses pengembangan kreasi awal Irina oleh tim desainer Google ini juga berlansung dengan cepat dan tetap mempertahankan konsep sederhana. Tujuan dipertahankannya konsep logo sederhana menurut Google adalah guna memungkinkan siapapun untuk melakukan kostumisasi atas logo sederhana tersebut layaknya sistem operasi Android yang bersifat open source.

Hasilnya seperti kita ketahui bersama bahwa logo ini telah dikostumisasi atau dimodifikasi beberapa kali dari Android Cupcake hingga yang terbaru sekarang adalah Android Lollipop.

1 KOMENTAR

  1. hahaha
    baru tau saya ternyata ada artinya.
    kirain cuma asal asalan

Tinggalkan Balasan