3 Pertimbangan Utama Dalam Mengalokasikan Dana Pensiun Anda

3 Pertimbangan Utama Dalam Mengalokasikan Dana Pensiun Anda

mengelola dana pensiun

Masa pensiun mungkin menjadi salah satu hal yang paling ditunggu sebagian orang. Tak lagi harus berkutat dengan rutinitas harian yang penat hingga menghabiskan waktu bersama anak cucu atau pasangan tercinta setiap saat, pastinya menjadi hal yang sangat menyenangkan.

Hal lain yang tak kalah pentingnya yakni ketika kita mempunyai dana pesiun yang cukup dan bisa dikelola dengan baik. Pasalnya meski sudah tak lagi produktif, urusan finansial tentu harus terus mendapat perhatian. Mulai kebutuhan rumah atau untuk memberi uang saku pada cucu, tentu masih membutuhkan dana yang terkadang tidak sedikit.

Oleh karena itu, bagi kita yang masih berstatus produktif, wajib mulai memikirkan tentang pengelolaan dana pensiun tersebut. Karena jika kita tidak mempunyai perencanaan yang tepat, bukan tidak mungkin banyak masalah akan muncul di masa senja kelak. Untuk membantu hal tersebut, berikut ini kami sajikan informasi tentang beberapa hal penting yang harus dipertimbangkan ketika mengalokasikan dana pensiun kita.

1. Rentan Waktu Sebelum Pensiun

Hal pertama dan juga salah satu yang paling penting dalam menyusun alokasi dana pensiun adalah mengenai kapan kita akan mulai pensiun. Dengan mengetahui kapan waktu pasti kita akan pensiun, maka kita bisa mengukur dan mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik.

Untuk batas usia yang umum untuk menandakan masa pensiun adalah 55 tahun. Namun angka tersebut tentu tidak pasti. Pasalnya setiap tempat kerja atau instansi pemerintah mempunyai rentan usai tertentu mengenai ukuran masa pensiun. Selain itu dikenal juga istilah pensiun dini, di mana kita bisa mengajukan pensiun lebih awal dengan beberapa alasan tertentu.

Artikel lain: Waspadai 5 Indikasi Kebangkrutan di Masa Pensiun Berikut Ini

Yang harus Anda lakukan sebelum waktu pensiun tiba adalah mulai menyiapkan dan membuat perkiraan dana yang diperlukan nantinya. Selain itu bagi yang ingin menjalankan usaha secara mandiri, tentu perlu lebih banyak mempersiapkan satu dua halnya.

2. Perkiraan Lama Masa Pensiun

Untuk poin yang satu ini mungkin akan terdengar cukup aneh bagi sebagian orang, yakni kita harus memperkirakan berapa lama masa pensiun. Maksudnya adalah perkiraan waktu dari kita mulai pensiun hingga kita meninggal nantinya. Tentu urusan umur hanya Tuhan yang tahu, namun dengan sedikit memberikan perkiraan, ini bisa sangat menolong Anda dalam mengalokasikan dana pensiun.

Cara yang bisa digunakan tentu sangat beragam, mulai dari melihat rekam usia kakek-nenek yang telah meninggal atau bisa menggunakan rata-rata usia masyakarat secara umum. Nantinya dengan cara ini kita bisa menghitung, kira-kira seberapa besar dana yang dibutuhkan pada masa pensiun kita nanti.

3. Perkiraan Biaya Hidup di Masa Pensiun

Melanjutkan poin pertama tentang perkiraan biaya hidup di masa pensiun, ini menjadi bahan pertimbangan terakhir dalam menyusun alokasi dana pensiun. Jika dibandingkan dengan 2 poin sebelumnya, tentu ini yang paling menyita waktu dan pemikiran.

Alasannya adalah karena untuk memperkiraan apa saja kebutuhan hidup nantinya terkadang gampang-gampang susah. Karena seperti kita tahu bahwa biaya hidup dari tahun ke tahun senantiasa terus berubah. Kita harus cerdas dalam menyusun daftar yang satu ini.

Secara umum, biaya hidup satu pasangan (diasumsikan tidak bersama anak atau cucu), yakni berkisar biaya makan bulanan, kebutuhan rumah, biaya kesehatan, dan biaya tak terduga. Namun bagi pasangan yang masih ingin membuka usaha kecil-kecilan di masa pensiun, tentu hitungannya akan kembali lebih panjang.  Namun meski bagaimanapun harus tetap mencoba dihitung dengan rinci setiap pos kebutuhan tersebut.

Baca juga: Inilah 4 Jurus Sakti Menghadapi Kondisi Ekonomi yang Tak Pasti

Apa yang telah dipaparkan di atas adalah panduan umum agar kita tidak gagal dalam mengelola dana pensiu kita. Lebih dari itu, kita tentu harus mempersiapkan sebaik dan semaksimal mungkin mengenai dana untuk hari tua. Salah satunya mungkin bisa ditunjang dengan investas atau mulai membangun usaha yang bisa dijalankan secara mandiri mulai dari sekarang.

Dengan memiliki perencanaan #keuangan yang matang, selain tidak mendapat masalah finansial di masa tua kita juga tidak perlu merepotkan anak cucu kita nantinya.

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Balasan