10 Kata ‘Pasaran’ di LinkedIn Yang Sebaiknya Dihindari

linkedin

Sebagai #media sosial jejaring profesional, LinkedIn kini telah menjadi tujuan bagi banyak orang untuk semakin memperluas hubungan atau jaringan karirnya. Maka mereka pun berlomba-lomba untuk bisa membuat halaman profilnya semenarik mungkin agar terlihat kompeten dan “gagah”.

Dengan jurus racikan kata-kata, mereka pun menuliskan hal-hal dalam identitasnya dengan beberapa istilah dan kosakata dunia profesi yang paling pamungkas serta bernilai tinggi.

Namun sayangnya ketika semua orang melakukan hal ini, maka yang terjadi adalah kata-kata dan istilah tersebut menjadi sesuatu yang pasaran dan biasa saja. Efeknya, saat dilihat oleh perusahaan, mereka tidak akan langsung mendapatkan kesan profesional yang diharapkan, karena kata-kata tersebut diketahui telah banyak digunakan orang.

Lalu kata-kata apa saja yang kini menjadi ‘pasaran’ di media sosial yang didirikan oleh Reid Hoffman ini? Dan bagaimana caranya untuk bisa mengatasi kata-kata pasaran yang sudah terlanjur ditulis? Berikut ulasannya.

Artikel lain: Memaksimalkan Fungsi Personal Branding LinkedIn




10 Kata “Pasaran” di LinkedIn 

Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa ada beberapa kata ‘pasaran’ yang telah muncul di #LinkedIn dan harus Anda hindari. Kata dan istilah yang telah digunakan oleh lebih dari 330 juta anggota LinkedIn di seluruh dunia sepanjang 2014 ini baru-baru ini dirilis oleh perusahaan over the top (OTT) asal Amerika Serikat.

Berikut daftar 10 kata ‘pasaran’ yang jamak dipakai untuk mendeskripsikan diri tersebut:

1. Bermotivasi Tinggi

2. Penuh Gairah

3. Kreatif




4. Penggerak

5. Berpengalaman Luas

6. Bertanggung Jawab

7. Perancang Startegi

8. Rekam Jejak

9. Organisatoris

10. Ahli atau mahir

Cara dan Trik Mengatasi Kata ‘Pasaran’ di LinkedIn

Kegiatan promosi diri lewat jejaring sosial memang perlu kehati-hatian, termasuk dalam penggunaan kata-katanya. Namun bagaimana jika hal ini sudah terlanjur dilakukan? Jangan khawatir ada solusi untuk hal ini.

Anda tak perlu untuk mengganti kata-kata tersebut, cukup dengan menambah penjelasan dengan sedikit bermain kata, maka orang pun akan tertarik dengan profil kita di LinkedIn. Berikut beberapa trik yang bisa Anda gunakan:

1. Jabarkan Dengan Riwayat Pekerjaan

Trik pertama yang harus Anda lakukan adalah menjabarkan riwayat pekerjaan Anda sesuai dengan kata-kata ‘pasaran’ yang telah tertera di profil. Misalnya, Anda terlanjur menuliskan kata ‘kreatif’ pada profil. Maka dalam riwayat pekerjaan, Anda harus menyesuaikan dan menunjukkan daya ‘kreatif’ Anda tersebut.

Buktikanlah kreatifitas Anda dengan beberapa mencantumkan beberapa project kreatif yang pernah Anda buat di tempat kerja Anda.

2. Sesuaikan Foto Profil Anda

Apa yang terjadi jika Anda menuliskan kata ‘bermotivasi tinggi’ pada profil Anda, namun foto yang Anda tampilkan justru foto dengan wajah murung? Tentu hal ini adalah sesuatu yang tidak sesuai dan bertolak belakang. Dalam teori psikologi apapun, foto dengan wajah murung jelas sama sekali tidak mencerminkan jiwa yang selalu termotivasi. Foto dengan wajah murung justru akan memberi makna sebaliknya yaitu pesimis dan lemah.

Maka dari itu kembali periksalah foto profil Anda di LinkedIn. Apakah sudah sesuai dan cocok dengan kata yang telah Anda tuliskan di profil. Jika tidak, maka segeralah ganti foto yang sesuai dan mencerminkan kata tersebut.

3. Poles Dengan Kalimat Pembuka

Jika Anda sudah terlanjur memilih salah satu atau beberapa kata ‘pasaran’ diatas, maka langkah berikutnya yang bisa Anda tempuh yaitu memoles kata pada kalimat pembuka. Misalnya Anda terlanjur memilih kata ‘ahli atau mahir’, maka dalam kalimat pembuka, Anda harus lebih bisa menjabarkannya dengan lebih jelas kata ‘ahli atau mahir’ tersebut. Seperti contoh ‘Mary Smith: Mahir dalam penyelesaian masalah melalui kode’ akan lebih disukai ketimbang ‘Mary Smith: Teknisi Software’.

Jika Anda sedang mencari pekerjaan di LinkedIn, maka Anda harus lebih jelas dan detail dalam menjelaskan kata dalam profil Anda.

Baca juga: Dua Fitur Ini Akan Segera Muncul di LinkedIn, Profesional Wajib Tahu!

4. Buktikan Dengan Melampirkan Portofolio dan Sertifikat Prestasi

Langkah terakhir yang bisa Anda lakukan ketika sudah terlanjur mencantumkan kata-kata ‘pasaran’ di LinkedIn adalah membuktikannya dengan melampirkan portofolio atau sertifikat prestasi yang pernah Anda buat.

Jika Anda menuliskan kata ‘ahli atau mahir’ di dunia desain pada profil Anda, tentu dengan melampirkan sebuah portofolio desain terbaik yang Anda miliki. Atau bisa juga dengan melampirkan sertifikat prestasi yang pernah Anda ukir. Hal inilah yang akan mencerminkan kata ‘ahli atau mahir’ yang telah Anda tulis di kolom profil LinkedIn.



2 total comments on this postSubmit yours
  1. Wah, saya jadi paham nih gan, ternyata kata-kata itu pasaran untuk mendeskripsikan diri kita dalam dunia kerja.
    Terimakasih banyak gan.

  2. Terimakasih gan, untung saya tidak menggunakan 10 kata” tersebut.

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud