Kisah Menarik Tentang Buah Apel

buah apel Kisah Menarik Tentang Buah Apel

Saya ingin menceritakan kembali sedikit tentang buah apel, ternyata buah apel ini terkenal sejak manusia pertama hingga sekarang ini. Apel memiliki kisah yang luar biasa, tak ada buah sehebat buah apel. Bayangkan saja, kejatuhan manusia kedalam dosa tidak terlepas dari kasus buah apel di tengah taman Eden. Ditengah taman itu, Hawa, ibu segala manusia, di goda si ular untuk memetik dan memakan buah apel serta memberikannya juga kepada Adam, bapak segala manusia, yang mengakibatkan mereka di usir dari taman eden.

Kisah lainnya tentang buah apel adalah perusahaan yang beken bersama Steve Jobs, Apple Inca, perusahaan yang berpusat di Silicon Valley, Cupertino, California dan bergerak dalam bidang perancangan, pengembangan, dan penjualan barang-barang yang meliputi elektronik konsumen, perangkat lunak komputer, serta komputer pribadi. Kalau memiliki laptop atau alat komunikasi (iphone) bergambar apel yang digigit sedikit itu, rasanya wah, meski harganya susah dijangkau kantong tapi orang-orang selalu berusaha memilikinya baik secara kredit maupun tunai hehehe.

Artikel lain: Memandang bintang di langit

Nah kisah buah apel di Indonesia tentu sudah familiar buat kita semua, ada apel Malang, dan ada apel Washington LOL. Konon apel Malang itu adalah Rupiah dan Apel Washington itu adalah US Dolar, ah sibuah apel di Indonesia nasibnya tidak terlalu baik, karena dihubungkan dengan maling, si koruptor uang negara hehehhe.

Nah kisah apel lainnya yang sangat menarik bagiku adalah kisah apel dengan Sir Isaac Newton. Begini ceritanya teman-teman, (seperti gaya teman sekelas saya waktu SMA memulai sebuah cerita), selamat menyimak.

Suatu ketika, Sir Isaac Newton sudah kepanasan di dalam ruangan, maklum saat itu musim panas. Belum ada AC ruangan seperti sekarang ini. Tentu saja lebih baik mencari tiupan angin sepoi-sepoi ditaman, akan jauh lebih adem. Nah, ditaman itu ada sebuah pohon apel merah yang berbuah lebat . Maklum, waktu itu memang sedang musim apel. Dibawah pohon apel itu tentu sangat nyaman tiduran menatap langit, sekaligus menatap buah-buah apel merah yang lebat itu. Ada juga keinginan memakan buah apel itu.

Sambil menghayal tentang alam semesta dan masalah gerak, pikiran Newton melayang-layang antara persamaan matematika dan birunya langit. Kalau bumi bergerak mengitari matahari, dan bumi bergerak diporosnya mengapa manusia tidak terlempar kelangit, begitulah kira-kira yang dipikirkan beliau. Eh, tiba-tiba sebuah buah apel jatuh tepat ke kepalanya, membuyarkan lamunannya yang sudah sampai kelangit. Bukan salah si buah apel, tapi salah si Newton tiduran dibawahnya. Mungkin saat itu dia menggerutu karena pasti lumayan juga sakitnya ketimpa buah apel. Diambilnya buah apel itu, dan dilemparkan jauh-jauh sambil mengelus kepalanya yang kena timpa.

Tapi tiba-tiba ditengah kesialannya, dia berfikir mengapa apel jatuh kebawah yah menimpa kepalanya, mengapa tidak jatuh keatas kelangit biru? Hehehe… Newton…Newton, namanya jatuh pasti kebawah om, tak ada jatuh keatas hehehhe, orang lain pasti tertawa kalau tahu si Newton berfikir ada yag jatuh keatas. Hmmm tunggu dulu, kalau begitu pasti ada yang menggerakkannya sehingga jatuhnya kebawah, buah apel itu tadinya diam ditangkainya, kemudian bergerak dan semakin cepat berakselerasi, wah ide brilliant, ternyata ini sesuai dengan Hukum 2 Newton :

“Sebuah benda dengan massa M mengalami gaya resultan sebesar F akan mengalami percepatan A yang arahnya sama dengan arah gaya, dan besarnya berbanding lurus terhadap F dan berbanding terbalik terhadap M, atau F = M.A”

Nah pasti ada sesuatu yang membuat si buah apel mengalami percepatan. Eureka, itu adalah gravitasi. Nah begitulah cerita lahirnya hukum gravitasi universal Newton yang dirumuskan sebagai berikut: “Setiap massa menarik massa titik lainnya dengan gaya segaris dengan garis yang menghubungkan kedua titik. Besar gaya tersebut berbanding lurus dengan perkalian kedua massa tersebut dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua massa titik tersebut”. Setelah itu Newton mengambil apel yang telah dilemparkannya, dan menaruhnya diatas meja kerjanya sambil senyam-senyum, tak habis habisnya dia kagum dengan sibuah apel.

Oh ya, Sir Isaac Newton ini adalah seorang jenius yang hidup sekitar 500 tahun lalu, tepatnya dia lahir tgl 4 Januari 1643 – meninggal 31 Maret 1727 pada umur 84 tahun. Dia adalah seorang fisikawan, matematikawan, ahli astronomi, filsuf alam, alkimiawan, dan teolog yang berasal dari Inggris. Tentu semua manusia dimuka bumi ini yang belajar ilmu alam, harus mempelajari apa yang dituliskannya tentang gerak, gravitasi, aljabar dan kalkulus,dan lain-lain.

Ah gara gara beliau ini kita harus berjibaku dengan banyak hitungan, yang banyak tidak disukai orang. Tapi dengan apa yang dikerjakan beliau ini, maka manusia memasuki jaman yang seperti kita alami saat ini. Saya merasa Sir Isaac Newton adalah manusia terhebat yang pernah dilahirkan manusia ke dunia ini dibidang science dan matematika.

Joseph Franklin Sihite


4 total comments on this postSubmit yours
  1. Buah apel bagus buat yang mau diet seperti saya, banyakin makan apel spy cepat kurus :D.

    • Wkwkwkw masa sih Nel? Kan udah kurus ngapain diet lagi, ntar terlalu kurus lho Nel hehehe

  2. Apel memang buah fenomenal dan inspiratif, berjibaku dengan banyak hitungan itu sepertinya hukuman lanjutan untuk manusia, hehehehehe.

    Artikelnya bagus-bagus bang Marikxon, termasuk yang di soktau.com

    • Makasih mba Faradiba, senang ada orang yang membaca artikel saya :)

1 pingback on this post
Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

Follow us on Twitter

Follow us on Google+


Like us on Facebook

© 2014 All Rights Reserved

MaxManroe.com